Warta WhatsAppTerkini

Home » , » Hidup Ekonomis itu Hidup dengan Logis dan Biaya Murah Bukan dengan SARA

Hidup Ekonomis itu Hidup dengan Logis dan Biaya Murah Bukan dengan SARA

Jakarta (WWB) - Penulisnya suku pribumi yg bernama : Ihsanuddin sgt2 bijaksana* πŸ‘πŸ‘, tetapi jika yg nulis suku Tionghoa pasti jadi masalah (red)

Sy singkat intinya :  

*Anda Harus sadar anda menikmati masker per box cuma Rp.20.000,-,  handphone android 200rb sampai sejuta, sepatu harga 50rb, sandal harga 10.000, bawang putih harga 12.000*

Perbandingan

Anda tahu celana dalam Rp.10.000 dapat tiga di pasar2, kaos Rp. 25.000/biji, gamis, sajadah Rp.30.000/bj dll itu semua impor dari Tiongkok, celana dalam merk Amerika paling murah Rp.200.000/bj, anda siap beli baju2 merk Eropa, Amerika? *Anda siap beli hp Korea yg sudah diatas 2jt, atau iPhone Amerika yg plg murah 8jutaan drpd handphone Tiongkok yg cuma ratusan ribu sd sejuta dua juta?*

Sulit dipungkiri bila Kita banyak yg bisa hidup lebih baik , *_karena ada negara yg bernama Tiongkok_*, 
yg tiap hari anda hujat, anda iri, anda fitnah, anda demo tapi apa yg anda pakai mulai underwear, celana dalam, bra sampai jam tangan, handphone, minyak rambut, bawang putih dll dll semua impor dari Tiongkok, mau jadi ataupun setengah jadi atau bahan baku semua barang di Indonesia hampir 100% ada bagian impor dr Tiongkok.*☝☝☝

*Kita ini lho dari ekonomi sj sgt banyak tergantung Tiongkok, mulai dari barang2 yg ada di pasar, mulai bahan makanan spt gandum , bawang, sampai kapas, benang, jarum, harga naik sj teriak2 kesurupan tp kalau pemilu demo anti aseng kok gaya? Itu belum lagi hutang infrastruktur dll. Please dech Ga usah lebay, rasis ,  sampai maskermu itu perlu benang, perlu jarum, perlu karton yg pabrik2 _bahan bakunya tidak Beli di Sudan, Uni Emirat atau Saudi tapi di Wuhan, di Shanghai dll._*


Sekarang mereka berduka, entah karena perang biologis , entah karena wabah biasa , entah karena apa mereka mendapat wabah corona , di kota industri bernama Wuhan. 65rb org terjangkit, 1.500 lebih sdh meninggal, akhirnya karena antisipasi banyak negara di dunia ini menstop penerbangan & impor barang kesana, termasuk Indonesia.

*Akhirnya pabrik2 kelimpungan mencari bahan baku murah, PHK ,* alternatif mereka mencari ke India, Korea dll yg tentunya harganya lebih mahal berlipat, akhirnya harga jualnya Naik juga.

Mayoritas perusahaan2 di Indonesia skrg ini? 50% Bertahan dg rasionalisasi pegawai, 
25% tutup, 
25% tdk jelas,

coba cek toko2 online itu 80-90% barang impor, harga lebih murah & 90% dari Tiongkok, pabrik2 di Indonesia gulung tikar atau menyelamatkan diri dg mengimpor barang setengah jadi Dr Tiongkok spy harga jual tetap Kompetitif.


Sy yakin Indonesia sgt punya kemampuan memproduksi benang, jarum sd mesin2.

*Kompetitif Harga?*

Di Indonesia, brp lama membuat ijin produk? 1 tahun bos, teori 2 mgg praktek?

Brp biaya membuat perseroan?
*Teori sich jutaan praktek milyaran?*

Brp operasional pabrik utk menggaji karyawan yg tiap tahun demo ria Naikan UMR dll?

*Berapa banyak org berduit di Indonesia ini yg berani menanamkan uang utk investasi yg tdk pastiπŸ‘ŽπŸΏ* Apakah Mrk Mau konyol &  bangkrut?

*Pola pikir super konyol dari   ombusdman* , pegawai yg sdh setahun wajib diberi 5 kali gaji. Saya ini kadang berpikir, daripada kita mahal2 bayar gaji pejabat bodoh spt begitu kan lbh baik dibuat bikin panti asuhan.


*Yg terpenting perbaiki mentalnya , jgn semua maunya jadi raja kecil yg cm sibuk mengeruk upeti waktu jd pejabat , spy negeri ini mgk bisa selamat , jgn budayakan malas & ingin cepat kaya, benahi industri & investasi di Indonesia ini, pengusaha jgn spt sapi perahan byk yg sdh kabur ke Malaysia SD Vietnam skrg ini.....*

Silahkan anda share supaya makin byk org membaca & sadar dg kondisi negara ini, kapan kita mau berubah?

Sumber : Sate Jawa
Foto : Istimewa

Thanks for reading & sharing Warta WA Bogor - Bogor WhatsApp News

Newest
You are reading the newest post

Di Quran ada "Selamat Natal"

Populer