Gugatan Sengketa Pilpres ke MK hanya "Mimpi di Siang Bolong"

Judul asli : "Tanggapan Terhadap Gugatan Sengketa Pilpres"

Dalam Keterangan kepada Media di MK, Bambang Widjojanto selaku Kuasa Hukum Capres 02, menyatakan prasyarat utama proces election harus dilakukan dengan proses yang jujur. Ini adalah salah satu dalil yang diusung untuk memengaruhi Hakim MK,  karena masih menurut Bambang dalam Pilpres 17/04 terjadi kecurangan yang dahsyat dan merupakan Pemilu terburuk. 

Mendengar kicauan Rekan saya tersebut saya tidak kaget karena salah satu point'  yang diusung dalam sengketa Pilpres adalah kecurangan yang *TSM*
Bambang tidak menjelaskan substansi selisih suara yang disengketakan tetapi sebagai Pengacara yang sering bersidang di MK dalam sengketa Pilkada, DPRD dan PUU, bila argumentasi yang dibangun diluar kewenangan MK maka sudah pasti argumentasi tersebut akan ditolak, kecuali saat sidang Pendahuluan atas petunjuk Hakim Panel hal-hal diluar kewenangan  bisa diperbaiki Pemohon. Bila arahan memperbaiki Permohonan tidak diikuti maka sudah pasti Permohonan Pemohon tidak dapat diterima. 

Permohonan Keberatan sengketa PHPU Pilpres yang benar dan dapat dijadikan acuan Hakim MK untuk bersidang sebelum materi Permohonan Keberatan disampaikan ke KPU selaku Termohon, kepada Pasangan 01 selaku Pihak Terkait dan Bawaslu  setidak-tidak harus dapat memuat hal-hal sebagai berikut:

a. Identitas Pemohon yang meliput nama dan alamat Pemohon, NIK dan alamat email.

b. Uraian mengenai Kewenangan MK, kedudukan hukum Pemohon, tenggang waktu pengajuan permohonan,  pokok permohonan dan petitum Pemohon. Hal yang paling dalam sengketa di MK adalah Pemohon harus dapat membuktikan adanya kesalahan perhitungan suara yang ditetapkan KPU dimana ada *selisih suara yang sangat  memengaruhi* dan hasil perhitungan versi Pemohon. Untuk membuktikan adanya selisih suara yang sangat memengaruhi perolehan suara harus dapat dibuktikan dengan Surat, Saksi yang menerangkan seberapa banyak selisih suara dan di TPS mana saja. Manakala dapat dibuktikan adanya selisih suara tetapi jumlahnya  tidak memengaruhi perolehan suara 01, yang dapat diandaikan misalnya Pemohon dapat membuktikan adanya kecurangan 5juta suara dari 17 juta selisih dengan 01 maka selisih 5juta suara tak berpengaruh apapun. Dengan kata lain MK  memutuskan benar ada selisih suara 5juta maka perolehan suara 01 dikurangi  dengan Pasangan 01 masih tetap unggul 12 juta. 

Dalam Petitum Pemohon pun harus jelas yaitu menyatakan membatalkan ketetapan KPU tentang perolehan suara dan hasil perhitungan suara yang benar versi Pemohon. Manakala dalam putusan MK menyatakan perhitungan Pemohon yang benar, maka harus dapat dilihat apakah selisih suara  tersebut dan mengurangi perolehan suara 01 dan suara 02 melebihi perolehan pasangan 01.

Petitum Pemohon diluar kedua hal tersebut misalnya menyatakan pasangan 01 didiskualifikasi adalah diluar kewenangan MK dan sudah pasti ditolak.

Dalam menyajikan perolehan selisih suara Pemohon harus membuat tabel versi Pemohon yang tentunya harus didukung bukti di TPS,  bukan dari print media online.

Komentar ini didasarkan atas  keterangan Bambang W di MK, dan apabila Permohonannya sudah di upload maka dapat dilihat tabel selisih suara dan tentu komentar akan masuk ke subtansi.

 Jkt, jam  00:35 25/05/19.

Oleh : Advokat Petrus Balapattyona

Sumber : Sate Jawa
Foto : Istimewa
Read More »

Sambutan Sultan Brunai atas Kedatangan Prabowo

*TERKUAK RAHASIA*

Kunjungan Prabowo ditolak Sultan Brunei. 
Prabowo diusir dari Brunei. 

Kedatangan prabowo ke Brunei pada 16 mei 2019 menimbulkan kemarahan Sultan Brunei dan menolak bertemu prabowo. Rombongan prabowo ditolak saat akan masuk ke istana raja. Itulah sebabnya sebabnya tidak ada satu pun media Brunei yang memberitakan kedatangan prabowo. 

Karena misi kedatangan prabowo membawa maksud buruk. Yaitu minta suaka politik dan menjelekkan indonesia. Prabowo juga mencoba membujuk raja brunei mengakui kemenangan prabowo pada pilpres 2019.

Sultan brunei menolak permintaan prabowo. Raja memerintahkan prabowo dan rombongannya segera pulang ke indonesia. Karena provokasi prabowo akan merusak persahabatan indonesia-Brunei.

Itulah sebabnya rombongan prabowo pulang lebih awal daripada jadwal semula. Rombongan prabowo hanya tinggal beberapa jam di Brunei. Tidak ada satu pun pejabat brunei yang mengantar kedatangan dan kepulangan prabowo dan rombongan. 
(Rangkuman dari berbagai sumber).

Sumber : Sate Jawa
Foto : Istimewa
Read More »

Siapa Sebenarnya "Amin Rais" ????

Saat kabur ke LN tgl 16/05/19 bersama PS
*Siapa Amin Rais??????.*
...info yg msk mengungkapkan klo beliau adalah putra Yaman (ayah-ibunya berimigrasi ke indonesia) dan menikahi putri Solo.
Bgmn track recordnya?? :
- Mendirikan PAN karena sponsorship & dukungan finansial dari pak Harto, apa balasannya?....pak Harto di lengserkan dgn "gerakan reformai 1998".
- Menjadi Ketua ICMI karena dukungan pak BJ.Habibie, apa balasannya??, pak BJ.Habibie dilengserkan  2000.
- Memperoleh dukungan politik dari Gusdur di Parlemen sbg kekuatan poros tengah, apa balasannya???, Gusdur di lengserkan 2002.
- Meminta dukungan Taufik Kiemas (alm.) shg menjadi kekuatan "The big power" di parlemen (PDIP mayoritas), apa balasannya????, Megawati tiba2 dipaksa mengikuti pilpres 2004 (masa jabatan berakhir 2005), karena Amin Rais sdh kebelet jdi presiden dgn spanduk dan baliho bertebaran dmn2 dgn motto : "Amin Rais the real president"....berpasangan dgn Siswono Yudoyono  memperoleh suara 14,66% alias nmr buncit dr 4 kontestan....ternyata Allah Swt dan alam raya tdk meridhoinya.
Setelah menuntut Prabowo di era reformasi agar diseret ke Mahkamah militer dgn tuduhan kasus penculikan....ternyata sekarang :
- Menunggangi Prabowo
- Mendukung gerakan HTI
- Membela FPI
- Merekayasa kasus
  Ratna Sarumpaet
- Mengancam Sby,
  Presiden Jokowi, Menko
  Maritim, Kapolri,
  Panglima TNI dan
  Menko Polkam
- Pencetus pertama
  "gerakan people power"
  yg dirubahnya menjadi
  "gerakan kedaulatan
  rakyat".
- Memprovokasi
  serangan "kecurangan
  yg tersruktur, masif dan
  sistimatis tanpa bukti
  yang valid.
- Saat data2 dan info tsb
  diatas diklarifikasi & di
  verifikasi oleh
  Polri....terbukti hoax
  shg segera akan
  dipanggil utk diperiksa.
- Sejak Reformasi
  mengandemen UUD45
  sdh 5x dan menuntut
  alokasi APBN 20% utk
  diknas, hasilnya sejak
  reformasi s/d 2019
  menuntut agar
  mendiknasnya dari
  PAN.
- Pernah tersela Thn.
  2014 mendiknasnya bkn
  dr PAN (Anis Baswedan,
  professional dari PT.
  Paramadina), baru
  sethn lsg diganti oleh
  org PAN.
- Hatta Rajasa yg berjasa
  membesarkan PAN hrs
  rela digantikan oleh
  besannya as ketua-PAN
- Org kepercayaannya di
  dpr hrs diganti agar
  anaknya memperoleh
  kedudukan di dpr,
  akibatnya perolehan
  suara PAN anjlog.
- Skrg ikut melarikan diri
  ke LN, menghindari
  panggilan Polri utk
  diperiksa.
So mari dgn pikiran yg bijak kita meretas diri utk lepas dari belenggu yg menyesatkan dgn membuka jendela nurani meluhat indahnya berkas cahaya kebenaran di alam raya.🙏🌹

Sumber : Sate Jawa
Foto : Istimewa
Read More »

Siapa dan Mengapa harus Memimpin "Ijtima Ulama" 3 ????

Tamansari (WWB) - Sekilas ttg Yusuf Martak si Ketua GNPF-U yang bakalan mimpin agenda Ijtima' Ulama' 3.

Nama Ketua Ulama GNPF ini adalah Yusuf Muhammad Martak.  Dia adalah Direktur  PT. Lapindo Brantas Inc.

PT Lapindo punya utang sekian Triliun (pinjaman pokok + bunga) pada Negara. Terutama di masa pemerintahan Jokowi -JK.

PT Lapindo dipaksa berhutang dengan Jaminan seluruh aset PT Lapindo Brantas oleh Jokowi. Utang ini untuk penggantian kerugian pada Korban Lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

Nah, 2019 ini adalah batas akhir untuk PT Lapindo melunasi utangnya pada negara. Jika tidak, maka asetnya akan disita negara.

Dia tahu Jokowi akan benar-benar menyita perusahaannya jika tidak mampu membayar.

Akhirnya dia pun menyusun siasat bagaimana caranya agar Jokowi tidak menyita aset PT Lapindo.

Dia kemudian menjadi Ulama dan membentuk kelompoknya sendiri dengan sebutan GNPF.

Nah, GNPF berada di barisan oposisi.
Mereka berusaha mengumpulkan massa yg berlawanan dengan pemerintah.

Dia sangat berharap Jokowi tumbang di 2019. Tujuannya jelas:  Agar utangnya tidak bisa ditagih Jokowi jika tidak terpilih lagi.

Namun, jika Jokowi sampai menang di 2019, maka sudah pasti aset PT Lapindo akan disita oleh negara.

Sudah paham kan apa tujuan mereka ini?
Nah...!!

Sumber : Sate Jawa
Foto : Istimewa
Read More »

Cara Mengurus Kartu Identitas Anak (KIA)

Bagi yang memiliki Anak/cucu usia 1 Tahun s/d 15 tahun,untuk segera mengurus membuatkan Kartu Identitas Anak (KIA)

Dengan Persyaratan sbb :
1.Foto Copy KK
2.Foto Copy Akte Kelahiran Anak 
3.Foto Copy EKTP Suami+ Isteri 
4.Foto Copy Akte Nikah
5.Foto Anak Dari HP
Kalau Data Sudah Lengkap

Bawa ke Kelurahan untuk Dibuatkan Kartu Identitas Anak (KIA)
Kartu KIA ini Digunakan Untuk Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru Nanti

Kabarin Saudara,Teman dan Kerabat agar segera Membuatkan Anak/Cucunya untuk di Urus di Kelurahan masing2

DASAR HUKUM  :

a. Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

b. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, sebagaimanan telah diubah dengan Undang-undang Nomor 24 tahun 2013.

c. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak.

PENGERTIAN  :

Bahwa pada saat ini anak berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah tidak memiliki identitas penduduk yang berlaku secara nasional dan terintegrasi dengan Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan, sehingga dipandang perlu adanya penerbitan Kartu Identitas Anak yang selanjutnya disingkat menjadi KIA. KIA adalah Identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang nantinya ditertibkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota Pemerintah menerbitkan KIA bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan public serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga Negara Indonesia.

Dalam Penerbitan KIA tidak perlu dilakukan perekaman data kependudukan sebagaimana penerbitan KTP Elektronik namun setelah memasuki usia 17 tahun harus mengikuti perekaman guna diterbitkanya KTP Elektronik pengganti KIA. Kartu Identitas Anak (KIA) berisikan nama, alamat, nama orang tua, nomor kartu penduduk, dan sejumlah identitas diri lainnya. 

Sumber : Sate Jawa
Foto  : Istimewa
Read More »

Jadwal Menu Sahur dan Buka Puasa, 30 Hari

Hari ke 1: 
Es Kacang Merah, Rawon Daging, Per kedel Kentang, Tumis Kacang Panjang

Hari ke 2: 
Es Teler, Ayam Panggang Bumbu Kecap, Sayur Lodeh, Botok Tempe + teri, Rempeyek Kacang

Hari ke 3: 
Es Kelapa Muda, Balado Ikan, Gulai Nangka, Bihun Goreng Bakso, Bakwan

Hari ke 4: 
Bubur sumsum, Sayur Asem, Ayam Goreng Rempah, Balado Teri Tempe, Kerupuk

Hari ke 5: 
Es Mutiara, Tuna Asam Manis, Cap Cay Kuah, Mie Goreng, Acar Timun

Hari ke 6: 
Es Jagung Campur, Sup Baso Tahu, Ayam Goreng Crispy, Tempe Mendoan, Sambal 

Hari ke 7: 
Kolak Pisang + Ubi, Ayam Gulung Keju, Sup Makaroni, Perkedel Kentang

Hari ke 8: 
Es Shanghai, Sayur Lodeh, Empal Gepuk, Botok Teri

Hari ke 9: 
Kolak tape + Kolang Kaling, Udang Goreng Tepung, Soto Sulung, Tempe Goreng Tepung, Sambal

Hari ke 10: 
Pisang Goreng, Gurame Asam Manis, Cap Cay, Goreng Tahu isi 

Hari ke 11: 
Kolak Pisang + Nanas, Sup Kombinasi, Krengseng Daging + Paprika, Tempe Goreng Tepung

Hari ke 12: 
Tape Goreng, Soto Ayam, Ati/Ampela Goreng,  Perkedel Jagung, Sambal 

Hari ke 13: 
Es Dawet, Soto Ayam, Balado Telur Puyuh, Perkedel Kentang, Sambal Pencok 

Hari ke 14: 
Es Kopyor, Rendang Daging, Sayur Daun Singkong + teri, Rempeyek Udang, Sambal Ijo 

Hari ke 15: 
Bubur Kacang Ijo, Sayur Lodeh, Ayam Bumbu Rujak, Tempe Goreng Tepung

Hari ke 16: 
Es Alpukat, Rolade Daging + Sayuran, Tumis Tahu Bihun Rebus 

Hari ke 17: 
Es Gayo, Tumis Daging Bumbu Rujak, Kangkung cah Tauco, Bakwan

Hari ke 18: 
Es Buah, Ayam Kuluyuk, Sup Makaroni, Tumis Labu Siam, Rempeyek Kacang 

Hari ke 19: 
Kolak Biji Salak, Paru Goreng, Gulai Nangka, Perkedel Tahu + Korned, Sambal Terasi 

Hari ke 20: 
Serabi Bandung, Soto Banjar, Tahu Masak Tauco, Bandeng Goreng, Emping 

Hari ke 21: 
Bubur Ketan Hitam, Kakap Goreng Panir, Sup Sayuran, Perkedel Jagung, Sambal Ebi 

Hari ke 22: 
Kolak Ubi, Semur Ati Ampela, Tumis Kangkung, Bakwan, Sayur Sambal Makasar/Sambal Belacan

Hari ke 23: 
Bubur Sumsum, Rawon, Oseng Tahu + Telur Puyuh, Kakap Goreng Tepung, Sambal Tempe 

Hari ke 24: 
Bubur Candil, Lidah Sapi Saus Putih, Sup Kimlo, Tahu Goreng, Kerupuk Udang 

Hari ke 25: 
Kolak Pisang, Semur Daging, Perkedel Jagung, Tahu Masak Tauco, Sambal Pete 

Hari ke 26: 
Es Cincau, Kalio Ayam, Tumis Bayam, Sambal Goreng Kentang + Udang 

Hari ke 27: 
Bubur Candil, Rica-rica Ikan, Tumis Buncis, Tahu Isi, Rempeyek 

Hari ke 28: 
Es Campur, Sup Kombinasi, Daging Bumbu Bali, Perkedel Jagung + Cincang Ayam

Hari ke 29: Pisang Goreng Keju, Sayur Asem Jakarta, Ayam Bakar, Sambal Mangga, Lalapan 

Hari ke 30: 
Tautan Kue Lapis, Ayam Goreng, Sup Pangsit, Balado Kentang, Tumis Tempe..

umber : Sate Jawa
Foto  : Istimewa
Read More »

Ku Kira dia Pengemis

Suatu malam setelah maghrib, aku mengendarai mobil ke rumah. Tiba-tiba rasa migrain nyeri menyerang kepala hingga aku menepikan mobilku.

Berhenti sejenak menunggu rasa nyeri berkurang, aku berusaha mengalihkan pikiran dengan melihat sekeliling.

Tiba-tiba kaca mobilku diketuk seorang anak laki-laki kira-kira umur 12 tahun.

“Bu… Ibu mau parkir? Saya bantuin untuk parkir mobilnya ya.” katanya.

“Belum sekarang, saya mau istirahat dulu,” jawabku.

“Kalau gitu apa Ibu punya uang 2000?” tanya anak itu.

Karena aku sedang tidak mau diganggu, aku buru-buru serahkan uang itu.

Lalu aku mulai mengamati anak itu. Dia mendekati tukang gorengan lalu membeli beberapa gorengan. Kemudian gorengan itu dia berikan pada sesosok orang tua yang duduk di bawah tiang listrik.

Ketika dia melewati samping mobilku, aku buka kaca dan memanggilnya.

“Eh… dik sini, itu siapa?” tanyaku.

“Gak tau bu. Bapak-bapak tua, saya juga baru saja ketemu” jawabnya...

“Loh, tadi kamu minta uang ke saya untuk beli gorengan, kenapa diberikan ke bapak itu?” tanyaku.

“Oh… saya tadi duduk di situ, ngobrol sama bapak itu. Bapak itu katanya puasa. Tadi saya lihat buka puasanya cuma minum. Katanya uangnya habis. Hari ini saya nggak jualan koran. Tanggal merah bu. Jadi ga punya uang. Saya cuma ada 1000. Kalau beli gorengan cuma dapat 1 kasihan ga kenyang. Makanya saya minta ibu 2000. Biar dapat 3.

Ibu mau parkir sekarang? Saya bantuin parkir ya bu. Ibu kan udah bayar. Kalau saya sebenernya bukan tukang parkir,” katanya tertawa sambil garuk-garuk pipinya.

Aku terdiam. Tadi aku pikir anak ini pengemis seperti anak-anak yang biasa mangkal di jalan. Ternyata aku salah besar.

“Terus uang kamu habis dong dik?” tanyaku.

“Iya bu. Nggak apa-apa. Besok bisa jualan koran. Inshaa Allah ada rejekinya lagi.” jawabnya.

“Kalau gitu Ibu ganti ya uangnya dik … Sekalian sisanya buat jajan.” kataku sambil menyerahkan lembaran uang Rp 20.000,-.

“Nggak usah Bu, Jangan. Ibu saya sebetulnya melarang saya minta-minta. Makanya saya tawarin ibu parkirin mobil ibu. Soalnya tadi saya kasihan bapak itu aja. Cuma saya bener-bener nggak punya uang,” katanya lagi.

“Eh Dik… ibu minta maaf ya tadi salah sangka sama kamu. Kirain kamu tukang minta-minta” kataku merasa bersalah.

“Saya yang minta maaf Bu. Saya jadi minta uang duluan sama Ibu. Padahal saya belum kerja.” jawabnya.

“Sama-samalah. Ini ambil uangnya. Ini kamu nggak minta, Ibu yang beri.” kataku.

“Nggak Bu, Makasih. Ibu mau parkir sekarang?” tanyanya lagi.

“Nggak. Ibu nggak usah dibantu parkir,” kataku.

“Beneran Bu? Soalnya saya mau jemput adik saya ngaji dulu bu. Takut nangis kalau kelamaan telat jemputnya.” katanya.

“Udah, sana jemput aja adiknya.” kataku tersenyum.

“Makasih ya, Bu.” katanya setengah berlari meninggalkan saya yang termangu.

Saya menoleh ke tiang listrik, bapak tua itu sudah pergi. Saya lihat dari spion mobil, anak itu berjalan setengah berlari.

Saya pun starter mobilku dan melaju pelan-pelan menuju rumah. Aku sediiih dan menangis, kerena belum bisa berbuat banyak untuk sesama😢

Diluar sana banyak orang tidak seberuntung kita, tapi mereka masih memikirkan sesama, masih berusaha bersedekah dan sangat yakin akan jaminan rezeki.

Berbagi Tak Harus Menunggu Kaya.

Sumber : Sate Jawa
Foto  : Istimewa
Read More »